“Hatchiiiiiiim!!!”dengan suara keras yang disengaja qi memaksakan dirinya untuk bersin.agaknya sih sulit karena qi sebenarnya sedang tidak flu.
“Qi…!!!!ayolah kamu kan ada jam kuliah hari ini jam 02.00,ni kan sudah jam satu,pelajaran listening jg..!!!,ingat listening itu mata kuliah yang penting loh!!.mama nggak mau kalau nilaimu turun…bla…bla...”cerocos mama tanpa henti.
Bukannya bangun dan mandi kemudian berangkat,namun qi malah menarik selimut dan menutupi kedua telinganya demi tak mendengar ocehan mamanya.
Dalam hati qi berkata”Tuhan please aku tak mau lagi bertemu dia..!!”
Qi please…!!kembali mama berteriak dari depan pintu kamar
Tak tega melihat suara mama yang telah serak,qi pun menyahut”iya ma,aku dengar,tapi sekarang qi sekarang qi sedang tak enak badan,please ma,sekali ni aja kok!!”
Tak ada jawaban dari mama,yang terdengar adalah bunyi telpon rumah lalu sepatu mama yang berangsur-berangsur menjauh.
Hufft…Syukurlah mama tidak memaksa,jika aku kuliah mungkin hari ini aku bisa mati berdiri karena malu,,!
Balqis seorang mahasiswi distkip pgri lubuklinggau.sebuah kota kecil disumatera selatan.sebenarnya bisa saja balqis bisa saja bersekolah diluar kota seperti jogja,Jakarta,bandung dan lain-lain.namun entah mengapa ia merasa ada tuntutan hatinya yang ingin ia kejar, ia ingin menjadi guru professional tapi juga guru yang mengabdikan diri untuk kota tercintanya”sebiduk semare”,”serasan sekentenan”…
Namun kini rasanya cita-citanya takkan terkabul,karena ada kejadian yang membuatnya tak ingin masuk kuliah lagi.
Pada hari itu balqis masuk kelas dengan terburu-buru.maklum sudah hampir setengah tiga lewat ia baru muncul didepan kelas,padahal hari itu dijadwalkan mata kuliah listening comprehension dimulai pukul dua tepat.
Hos,hos,hos,,,balqis mencoba mengatur nafasnya yang tak karuan,bayangkan saja ruangan laboratorium bahasa berada dilantai ketiga,melewati tiga tangga pula.
“Tok,tok,tok,,,,,Assalamu’alaikum……..!”ucapku sambil menahan nafas takut.
“wa’alakum salam warahmatullahi wabarokatuh!”jawab pak joko lengkap untung tidak bersama artinya.lalu aku membuka pintu secara berlahan ku beranikan diri mendekati dosen yang pertama kali mengajar dikelas kami.
“I’m sorry mister,I came late because I come from hospital,any family in there!”ucapku sekenanya dan semauku,aku fikir waktu itu tamatlah riwayatku,dosen biasanya takkan member toleransi bagi siswa yang terlambat,apalagi sampai 30 menit.dengan wajah yang penuh rasa bersalah aku berulang-ulang meminta maaf lalu aku mengulurkan tangan untuk meminta sungkeman.dan tak pernah aku bayangkan apa yang ia lakukan padaku hari itu.tak pernah aku sangka dan aku duga sebelumnya ia menangkupkan kedua tangannya didepan dadanya seraya berkata”No problem,I know your name is balqis,sit down,please!!”ujarnya santai.
Dengan lesu aku berankat ketempat dudukku,kemudian mr.joko memulai hari pertamanya dengan perkenalan.dan satu lagi ia telah membuat hatiku.
Namanya pak joko,atau lebih tepatnya Mr.M.Joko kurniawan,M,Pd.ia lahir dilubuklinggau 1987,usia yang cukup muda sebagai seorang dosen.ayahnya asli bandung,dan ibunya asli lubuklinggau.dia juga bercerita bahwa ia dahulu bersekolah di SDN.17 Lubuklinggau(sekarang SDN.5 Lubuklinggau,SMP N.4 Lubuklinggau,dan menamatkan sma nya di MAN 1 (Model)Lubuklinggau,ia melanjutkan sekolahnya di stkip pgri lubuklinggau sambil menjadi dosen stkip pgri lubuklinggau dan ia melanjutkan pascasarjananya yang hampir rampung di unsri Palembang.akhirnya mr.joko pun menutup kuliah pertama kami hari itu.
Dalam perjalanan pulang kerumah,aku tak habis-habisnya berfikir mengapa pak joko tidak mau menerima uluran tanganku.padahalkan niatku baik!jahat benar pak joko padaku padahalkan aku hanya ingin meminta maaf saja!
Tiba-tiba,Siiiiiiit…..!balqis mendadak menginjak rem karena ada ayam yang lewat dijalan majapahit ketika perjalanan pulang.namun sialnya ada sebuah motor yang menabrak bagian belakang mobilku.akupun buru-buru keluar dengan tampang ingin marah.namun apa yang terjadi?seorang wanita berjilbab panjang yang sedang terluka dengan mio nya yang sudah jauh terpelanting.ya Tuhan…ujarku.dengan cemas.aku membawanya kerumah sakit terdekat siti aisyah.Setelah selesai semua urusan,aku bergegas pulang kerumah karena ku sadar hari sudah maghrib.
Aku berbaring dikamar tidurku yang hampir semuanya bernuansa biru,fikiranku melayang memikirkan kejadian yang menimpaku hari ini.mulai dari uluran tangannya yang tak dianggap oleh pak joko,lalu pertemuannya dengan gadis berjilbab tadi sore.dengan kejadian itu ia pun tahu bahwa namanya aisyah ,satu kampus dengannya prodi fisika.
Sejak hari itu aku sering menjenguk aisyah,aku merasa perlu tahu bahwa ia benar-benar sembuh.aisyah bercerita bahwa ia tinggal bersama seorang kakak.kakaknya aku tak pernah melihatnya.namun menurut cerita aisyah kakaknya lah yang membiayai nya kuliah.karena ayah dan ibunya telah tiada.
Beberapa hari kemudian,aku kembali menjenguk aisyah,sekaligus aku diajak merayakan tahun baru islam dikost-an nya.pada saat aku benar-benar ingin tidur,aisyah membangunkanku dengan alunan suaranya membaca ayat suci al-qur’an sekitar pukul sebelas malam.Aku bangun dengan setengah hati.
“kita masak ubi rebus ya?aku potong ubinya dan kamu yang mencucinya,bagaimana?”aisyah memecah keheningan.aku tercengang dengan apa yang barusan aku dengar.ku fikir masak apaan?ayam bakar,ikan bakar atau minimal jagung bakar deh!seruku dalam hati,hanya dalam hati.
Aisyah cengar-cengir melihatku.aku sadar tentang tatapanya ….tak mau kalah akupun berkata”aku bisa kok!!!”
Selesai aku mencuci ubinya,dengan sigap aisyah merebusnya sambil memoto-motong gula merah.sambil masak aisyah bercerita tentang kakaknya.
“Kakakku,orang yang terbaik yang pernah aku kenal.dulu aku heran mengapa ia memohon agar aku mengenakan jilbab.apalagi didaerah cecar yang waktu itu mandipun masih disungai.alangkah susah hidup bila ingat saat itu .terutama dalam hal ibadah.semua nya serba terpaksa.tidak bisa berkumpul lagi dengan teman-teman yang suka pesta malam.Jadilah aku anak yang kuper di desa cecar.Namun sekarang aku sudah tahu.dibalik semua itu banyak sekali pelajaran yang dapat diambil.jika aku tidak menurutinya mungkin saat ini aku sudah memiliki anak tiga dengan hidup yang tak jelas.Dengan jilbab aku bisa menjaga diriku dari hah-hal yang tidak baik.”jelas aisyah panjang lebar.
“Contohnya?”celetukku senyam-senyum
“Menjaga dari pandangan lelaki jahat!”sahut nya dengan nada santai.
Aku teringat waktu aku memarkirkan mobil distasiun.lalu lewatlah seorang cewek yang berbaju dan rok mini.para lelaki pun mengganggu.
“Terus apa lagi?”seruku yang mulai tertarik dengan pembicaraan aisyah.
“Kemudian aku baru mengetahui bahwa yang patut diteladani akhlaknya adalah rosulullah Muhammad saw.beliau tak pernah terputus wudhu’nya” ujarnya lagi
“Berarti Rosul selalu bersih dong!wudhu’ terus dong!”selorohku.
“bukan begitu,ia selalu menjaga wudhu’nya agar tidak batal dan dia menjaga agar dirinya selalu bersih ,karena kebersihan adalah sebagian dari iman.maka,tak hanya seorang nabi,umat islam diwajibkan menjaga kebersihan seperti menjaga kebersihan tubuh kita,pakaian,lingkungan,tubuh jasmani dan rohaniah”.Ujarnya sambil memasukkan ubi rebus kedalam mangkuk.
Ooooh...lalu apa lagi ibu ustadzah?!!!kataku
“Nah kemudian diharapkan jika ia meninggal juga dalam keadaan bersih!”.ucapnya lagi.
Oooh….,kataku panjang
Diam-diam aku salut pada aisyah dan kakaknya yang mandiri,dewasa,dan penuh rasa tanggung jawab.beban yang dipikul mereka tidaklah mudah.Tetapi ia masih sanggup untuk hidup.Berbeda sekali denganku yang beberapa tahun lalu sempat ingin bunuh diri hanya karena putus dari pacarku.Piciknya pemikiranku waktu itu…ya Allah,apakah aku sanggup menghadapMu dengan hati yang kotor,hati yang tak pernah bersyukur kepadaMu dan selalu berprasangka terhadapMu,,,ampuni aku ya Allah…
“Ayo dimakan ubinya?”aisyah membuyarkan lamunanku.
Akupun mengunyah ubi rebus sambil mengenang masa kecil waktu belajar mengaji.Guruku bilang ada beberapa hal yang membuat wudhu’ kita menjadi batal.Seperti buang angin,buang air,tidur,lalu bersentuhan dengan yang bukan muhrim(yang boleh dinikahi).Deg,,aku baru ingat! aku sudah berprasangka buruk pada pak joko.Beliau pasti menjaga wudhu’nya hingga ia tak mau bersalaman kepada yang non muhrimnya.Apalagi sempat terdengar olehku bahwa beliau sangat disiplin terutama dalam beribadah.”Aduh,bodohnya diriku!,aduh,aduh,aku sangat malu!!setengah memekik ku baru sadar.
“Ada apa qi?ada yang salah dengan ubinya?”kata aisyah sambil menenangkanku.
“Tidak ada apa-apa kok!”ujarku gugup.
Tak terasa hari sudah menunjuk pukul satu dini hari.Balqis dan aisyah sholat tahajud bersama-sama.Mereka berdua menyambut tahun baru hijriyah dengan penuh sukacita dengan hati yang baru.Terutama balqis yang merasa rugi karena selama ini ia memiliki ilmu namun nak pernah menyelaminya..
Pagi pun datang bersama sang surya yang menampakkan sayapnya.bunga-bunga bermekaran ditaman untuk menyambut embun pagi.Alam pun serasa bertasbih menyambut tahun yang baru.
Pagi itu juga,Ketika balqis berkemas hendak pulang kerumah ia dikejukan olah suara pekikan aisyah.
Kakaaaak!!!kapan sampai?ais nunggu-nunggu loh dari tadi!pekik aisyah manja.
“Kak,aku kenali ya dengan temanku?”ketika aku keluar kamar menuju ruang tamu,satu sosok yang telah kukenal.mister joko.Semua menjadi abu-abu,Lalu gelap.Ia pingsan
Biodata
Nama : Siti hardiyanti
Kelas : 3a
Asal sekolah : STKIP-PGRI Lubuklinggau
Npm : 2109144
Tempat/tanggal lahir : 20 februari 1991
Alamat : Jl.Garuda,No1 RT 02 Kelurahan: Kayuara
Tidak ada komentar:
Posting Komentar